Penggunaan kawat gigi atau behel menjadi cara merapikan gigi yang paling sering digunakan. Sebab, behel mampu memperbaiki rahang dan gigi yang tidak ratau dan bertumpuk. Namun, ternyata, ada banyak jenis-jenis kawat gigi, tergantung dari bentuk, bahan, cara pemasangan, dan biaya. Apabila dari sisi penggunaan, jenis-jenis kawat gigi juga dibedakan menjadi dua, terdiri dari kawat gigi permanen (dipasang sekali dan dilepas saat posisi gigi sudah ideal) dan kawat gigi lepasan (dapat dilepas saat menyikat gigi, menggunakan benang gigi, makan dan minum).
Supaya kamu dapat memilih jenis yang tepat, yuk, kenali jenis-jenis kawat gigi berkualitas pada artikel ini!
1. Behel Metal Konvensional
Jenis-jenis kawat gigi yang satu ini jadi yang paling banyak digunakan orang untuk memperbaiki kondisi gigi berantakan. Behel metal konvensional dipilih karena mampu mengatasi masalah gigi dan rahang dengan memberikan tekanan pada gigi agar dapat berpindah ke posisi ideal, sejak awal pemasangan. Tak hanya itu, bracket yang tersedia pun bermacam-macam, sehingga Anda dapat menyesuaikan dengan selera Anda.
Dari periode penggunaan, lama perawatan memakan waktu 1-3 tahun, tergantung tingkat keparahan gigi Anda. Bila posisi gigi sudah ideal, dokter akan memberikan retainer yang berfungsi untuk menahan posisi baru gigi setelah kawat gigi berhasil dilepas.
Bagi yang baru pertama kali menggunakan kawat gigi, biasanya akan timbul rasa sakit berlebih yang dapat mengganggu proses mengunyah makanan. Oleh karenanya, Anda disarankan untuk mengunyah makanan yang sangat lunak hingga terbiasa makan dengan kawat gigi.
2. Behel Damon (Self Ligating)
Behel Damon atau self ligating merupakan jenis-jenis kawat gigi yang memiliki kemampuan menggerakan gigi lebih modern dibanding behel metal konvensional. Hal ini dikarenakan, behel damon menggunakan klip kecil khusus pada masing-masing bracket untuk menahan gigi, berbeda dengan behel metal konvensional yang menggunakan karet elastis.
Hasilnya, durasi perawatan jadi lebih cepat, mudah dibersihkan, dan minim nyeri. Selain itu, behel damon juga memungkinkan pengguna untuk menjalani perawatan tanpa perlu mencabut gigi dan tidak perlu sering kontrol ke dokter gigi.
3. Behel Estetik
Nggak mau terlihat menggunakan kawat gigi? Behel berbahan keramik (ceramic braces) bisa jadi alternatif agar perawatan behel terlihat lebih estetik. Terbuat dari bahan berwarna bening, ceramic braces hampir tidak terlihat karena warnanya transparan dan menyatu dengan warna gigi.
Dari sisi harga, jenis-jenis kawat gigi ini jauh lebih terjangkau karena cukup mudah berubah warna, tergantung pada jenis makanan yang dikonsumsi. Namun, untuk fungsinya, cara kerja behel keramik sama dengan behel metal konvensional dan behel damon, yakni sama-sama menarik gigi ke posisi yang seharusnya.
4. Behel Damon Insignia (3D Customized)
Dibuat khusus sesuai bentuk gigi Anda, behel damon insignia ini menawarkan tingkat akurasi dan hasil perawatan yang cepat dan signifikan, yakni sampai 39%. Pasalnya, pengerjaan jenis-jenis kawat gigi ini memanfaatkan teknologi digital untuk membuat bracket yang dirancang khusus untuk setiap pasien. Sehingga, lama perawatan bisa 6 bulan lebih cepat dibanding menggunakan behel damon. Keuntungan lain, pasien pun dapat memilih jenis behel metal atau keramik untuk mendapatkan senyum yang maksimal.
5. Behel Transparan (Clear Aligner)
Sering disebut sebagai behel transparan, clear aligner terbuat dari plastik bening dirancang tanpa bracket dan kawat yang disesuaikan dengan bentuk gigi, sehingga tidak mengganggu penampilan. Berbeda dengan jenis-jenis kawat gigi yang lain, clear aligner harus digunakan minimal 22 jam dalam sehari dan dilepas saat makan maupun menyikat gigi supaya tekanan gigi tidak berubah dan posisi gigi kembali ke posisi yang seharusnya.
Untuk menahan aligner pada tempatnya, ortodontis dapat memasang bahan tambahan yang warnanya menyerupai warna gigi asli. Hal ini dilakukan agar proses pergerakan gigi pasien tetap nyaman dan tidak menimbulkan iritasi dari luka akibat behel. Jadi, Anda dapat meminimalisir rasa sakit yang timbul saat merapikan gigi.
6. Behel Lingual
Sama sekali tidak terlihat dari luar, behel lingual memang dipasang di bagian belakang gigi. Tujuannya agar mulut tidak tampak maju dan tidak mengganggu penampilan. Walau begitu, behel jenis ini memiliki harga yang jauh lebih mahal dibanding jenis-jenis kawat gigi lainnya karena pemasangannya yang rumit (meskipun fungsinya sama saja seperti behel lain). Tak hanya itu, behel lingual juga tidak diperuntukkan bagi pemilik gigi yang kecil karena berpotensi menghalangi lidah untuk menelan, berbicara, dan membantu mengunyah makanan.
Itu dia jenis-jenis kawat gigi yang bisa Anda pertimbangkan untuk merapikan gigi. Sebelum menggunakannya, pertimbangkan pula kondisi/masalah gigi yang Anda alami dengan konsultasi langsung pada ortodontis terpercaya, seperti yang ada di Opal Dental guna mendapatkan hasil yang maksimal. Nantinya, tim dokter kami akan membantu memilihkan kawat gigi yang sesuai dengan budget dan kebutuhan Anda.